KUTACANE | Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tenggara, Mohd Asbi, ST, MM, secara resmi melepas 100 personel untuk mengikuti pelatihan penguatan aparatur Tim Reaksi Cepat (TRC).
Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) ini bertujuan meningkatkan kapasitas, kesiapan fisik dan mental, serta keterampilan teknis dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah tersebut.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 s/d 30 Agustus 2026, dan diselenggarakan bekerja sama dengan anggota Kodim 0108 Aceh Tenggara.
Peserta terdiri dari gabungan personel BPBD dan Pemadam Kebakaran (Damkar). Materi utama mencakup tekhnik kaji cepat (rapid assessment), evakuasi, pencarian dan pertolongan, serta manajemen darurat bencana.
Dalam sambutannya, Kalaksa menyampaikan bahwa TRC merupakan ujung tombak pelayanan BPBD di lapangan. Anggota tim diharapkan menjadi garda terdepan yang hadir pertama kali saat bencana terjadi untuk melakukan penilaian cepat, pertolongan pertama, dan pemetaan kebutuhan darurat, katanya.
“Tugas ini tidak ringan. Menuntut fisik prima dan mental baja. Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wadah krusial untuk mengasah kemampuan serta menyamakan persepsi agar penanggulangan berjalan cepat, tepat, dan terpadu.
“Masyarakat menaruh harapan besar di pundak kalian. Jadikan pelatihan ini modal berharga demi pelayanan kemanusiaan terbaik bagi daerah kita,” pungkasnya.
(rky)
Komentar